circadianshift.net

Vika, Tikus Raksasa Penghuni Pohon

Tikus adalah binatang yang tebilang menjijikan, bagaimana tidak? Pasalnya kebanyakkan tikus tinggal dan mencari makanan ditempat yang kotor, misalnya seperti di got, tong sampah, dikubangan sawah, dan masih banyak lainnya. Mungkin itulah yang membuat tikus menjadi binatang yang menjijikan. Akan tetapi, ternyata tidak semua spesies tikus itu hidup ditempat yang kotor. Misalnya saja tikus putih, tikus yang memiliki warnah bersih ini ternyata sering menjadi peliharaan banyak orang, mulai dari hobi dan bahkan dipelihara untuk dijadikan sebagai pangan ular.

Binatang berbulu halus dan bermuncung lancip ini memiliki ukuran badan yang berbeda-beda. Ukuran tikus yang paling besar adalah tikus rat, bahkan sangking besarnya, ukuran tikus ini jauh lebih besar dari tikus got. Panjang tikus rat sendiri hampir mencapai 40 cm. Sementara itu ada tikus mancit yang memiliki ukuran lebih kecil dari tikus rat. Tikus rat memiliki panjang 12-20cm dengan berat badan mencapai 12-30gram.

Mengenal Tentang Tikus

Tikus adalah mamalia yang termasuk dalam suku Muridae. Spesies tikus yang paling dikenal adalah mencit (Mus spp.) serta tikus got (Rattus norvegicus) yang ditemukan hampir di semua negara dan merupakan suatu organisme model yang penting dalam biologi juga merupakan hewan peliharaan yang populer.

Dalam perihal perkembang biakannya, tikus tergolong hewan yang memiliki siklus perkembangbiakan sangat cepat sekitar umur 1,5 hingga 5 bulan telah dapat berkembangbiak, setelah hamil selama 21 hari, setiap ekor dapat menghasilakan enam hingga delapan ekor anak, 21 hari kemudian pisah dari induknya dan setiap tahunnya seekor tikus dapat melahirkan hingga empat kali.

Tikus juga sering dikenal sebagai hama, baik dirumah maupun perkebunan dan persawahan. Mengapa disebut hama, pasalnya mamalia yang satu ini sangat menggangu dan bahkan merusak apa yang ada ditempat tersebut. Selain sebagai hama tikus juga memiliki fakta yang harus kalian ketahui seperti ini:

  • Vektor penyakit (lebih dari 45 jenis penyakit).
  • Kontaminasi pada pangan. 25.000 kotoran/tahun pada tikus dan 17.000 pada mencit.
  • Memiliki penglihatan yang lemah dan buta warna, kuat pada sensor pembau, peraba, perasa dan pendengaran.
  • Sangat pandai untuk memanjat dan meloloskan diri pada lubang sekecil 12mm.
  • Tikus sangat menyukai hidup ditempat yang gelap dan bersemak – semak dari rerumputan didekat sumber makanan.

Tikus yang sering menyerang perumahan

Beberapa tikus ini memiliki keseringan untuk menyerang perumahan, contohnya seperti:
Tikus coklat, tikus got, tikus rumah besar atau tikus laboratorium (Rattus norvegicus) adalah salah satu spesies tikus yang sering dijumpai di lingkungan perkotaan.

Tikus Raksasa Penghuni Pohon

Ukuran yang dimiliki kedua ras tikus tersebut ternyata tak ada apa-apanya jika dibandingkan dengan tikus pohon raksasa yang satu ini, yang lebih dikenal sebagai “vika (Uromys vika)”. Tikus yang memiliki ukuran yang berbeda dari sahabat-sahabat tikus lainnya ini ditemukan oleh para peneliti, setelah mereka mencari bertahun-tahun. Para peneliti tersebut mengkonfirmasi penemuan mamalia baru tersebut di Kepulauan Solomon. Oleh penduduk setemppat, tikus ini dikenal dengan sebutan “Vika”. Namun dari penelitian tersebut mereka hanya menemukan satu tikus saja.

Spesies tikus yang satu ini terbilang cukup langkah, bentuknya yang menyerupai persilangan antara Tupai dan posum dari tikus besar. Selain bentuknya yang berbeda dari tikus pada umumnya, kehebatan yang ia miliki juga sangat berbeda, pasalnya tikus raksasa ini memiliki kekuatan dalam hal membbuka kelapa menggunakan kedua gigi depannya. Selain itu habitat untuk tikus ini juga berbeda, jika biasanya tikus sering tinggal digot, ditempat sampah dan tempat lembab lainnya. Namun laih halnya dengan tikus raksasa ini, ia justru memiliki habitat di atas pohon.

Sebuah studi baru yang telah dirilis dalam jurnal Mamology oleh peneliti Chicago Field Museum dan Zaira Resource Management Area Kepulauan Solomon, dimana binatang raksasa ini menjadi sebuah pemandangan yang cukup menarik. Vika sitikus raksasa yang memiliki ekor bersisik ini berwarna cokelat tua ini hanya ditemukan di Pulau Vangunu.

Dari penemuan tikus pohon raksasa ini, ternyata warga setempat sudah sejak dahulu mengetahui ras tikus raksasa ini. Sedangkan vika baru dikenal oleh para peneliti setelah bertahun-tahun dicari. Bermula ketika seorang penulis, Tyrone Lavery, mendengar cerita mengenai hewan pengerat bergigi seri kasar dari penduduk Vangunu pada tahun 2010.

Banyak hal yang dapat dipelajari dari vika dan pola hidupnya, seperti ketika ditemukannya kacang Canarium dengan lubang bundar yang dalamnya telah dikunyah dan daging dalamnya telah dibuang. Diperkirakan ini adalah ulah tikus raksasa tersebut. Penyebutan “vika” dalam antropolog Edvard Hviding Kamus bahasa Marovo, ditulis 20 tahun lalu.

Vika ditemukan pada saat pohon tempat ia tinggal ditebang oleh perusahaan komersial. Namun pada saat ditemukan Vikaterluka dan sayangnya dalam beberapa waktu saja ia meninggal. Mamalia ini memiliki bentuk yang cukup unik, dengan bulu coklat oranye, telinga pendek, badadan yang bulat, ekor halus dengan berat 2 pound yang membuatnya disebut sebagai tikus raksasa, kemudian Vika juga memiliki kaki belakang yang lebar yang dapat memungkinkannya berjalan disepanjang cabang.

Itulah tikus raksasa yang baru saja ditemukan, dengan ukuran yang lain dari tikus yang lainnya.

Your Header Sidebar area is currently empty. Hurry up and add some widgets.