circadianshift.net

Mari Pahami Penjelasan, Fungsi dan Cara Kerja Gateway Pada Jaringan Komputer

Semenjak dunia teknologi semakin maju, maka kini jaringan komputer pun juga menjadi salah satu hal yang banyak dikembangkan, terutama untuk membantu, memenuhi dan membantu manusia dalam melakukan suatu pekerjaan. Berkat adanya komputer, kini kita tidak lagi melakukan segala sesuatu dengan cara manual melainkan dengan bantuan sebuah komputer.

Akan tetapi, untuk dapat terhubung dengan komputer lainnya, entah itu untuk mengirimkan ataupun penerimaan data, data tersebut terlebih dulu harus melewati sebuah gateway. Gateway merupakan salah satu perangkat keras jaringan komputer yang cukup penting perannya karena merupakan salah satu perangkat keras yang global dan luas.

Lantas, bagaimana dengan anda yang baru menggunakan atau baru bergabung dengan aktivitas yang menggunakan komputer, otomatis anda pasti bingung dong mengenai apa itu gateway. Nah, agar anda gak linglung, berikut ini adalah penjelasan lengkap mengenai gateway dan juga cara kerja dari gateway.

Apa Itu Gateway?

Pada dasarnya kata gateway merupakan sebuah frasa kata yang berasal dari bahasa Inggris yaitu “gate” yang artinya gerbang ataupun pagar pembatas, sedangkan untuk kata “way” sendiri berarti sebuah jalan. Jika diartikan dari frasa katanya, maka kata gateway dapat diartikan sebagai “gerbang pembuka jalan”.

Akan tetapi lain halnya lagi jika dikaitkan dengan jaringan komputer, maka pengertian gateway adalah sebuah perangkat yang digunakan sebagai media untuk menghubungkan satu jaringan komputer dengan satu ataupun beberapa jaringan komputer lainnya yang menggunakan sistem protokol yang berbeda sehingga setiap jaringan komputer dapat saling mengakses informasi yang dimiliki oleh jaringan komputer lain yang protokolnya berbeda.

Jika secara umum, gateway atau gerbang jaringan adalah sebuah perangkat yang digunakan untuk saling menghubungkan antar jaringan komputer. Antara komputer yang satu dengan komputer lainnya yang biasanya memakai protokol komunikasi berbeda sehingga diperlukan gateway untuk dapat mengirimkan data kepada komputer lain yang berbeda protokol. Salah satu contoh perangkat gateway adalah router. Gateway juga dimanfaatkan penggunaannya untuk jaringan LAN (Local Area Network), WAN (Wide Area Network) dan juga untuk menghubungkan IBM SNA dan digital DNA.

Kadangkala, kata gerbang jaringan juga digunakan untuk memberikan perangkat yang menghubungkan jaringan komputer besar dengan jaringan komputer besar lainnya. Hal ini muncul karena kerap kali perbedaan kaidah komunikasi dalam jaringan komputer hanya terjadi di tingkat jaringan komputer yang besar.

Istilah gateway merujuk kepada hardware atau software yang menjembatani dua aplikasi atau jaringan yang tidak kompatibel sehingga data dapat ditransfer antar komputer yang berbeda-beda. Salah satu contoh penggunaan gateway adalah pada email sehingga pertukaran email dapat dilakukan pada sistem yang berbeda.

Host yang digunakan untuk mengalihkan lalu lintas jaringan dari satu jaringan ke jaringan lain, juga digunakan untuk melewatkan lalu lintas jaringan dari satu protokol ke protokol lain. Dipergunakan untuk menghubungkan dua jenis jaringan komputer yang arsitekturnya sama sekali berbeda. Jadi gateway lebih kompleks daripada bridge.

Implementasi gateway yang nyata dapat dilihat dari penggunaan gateway dalam email. Email sejatinya dibuat untuk memudahkan dalam mengirim informasi terlebih lagi yang sifatnya pribadi, maupun transfer data dengan perangkat yang berbeda-beda dan tidak dalam satu jaringan. Nah, hal tersebutlah yang merupakan bagian dari proses kerja dari gateway yang dapat memberikan petunjuk arus lalu lintas jaringan sehingga mampu melewati akses protokol dari host yang berbeda kemudian mampu melakukan transfer data.

Fungsi Gateway Dalam Jaringan Komputer

Biasanya di internet suatu alamat bisa ditempuh lewat gateway-gateway yang memberikan jalan atau rute ke arah mana yang harus dilalui supaya paket data sampai ke tujuan. Kebanyakan Gateway menjalankan routing daemon (program yang meng-update secara dinamis tabel routing). Karena itu gateway juga biasanya berfungsi sebagai router.

Gateway atau router bisa berbentuk Router box seperti yang di produksi Cisco, 3COM, dll atau bisa juga berupa komputer yang menjalankan Network Operating System plus routing daemon. Misalkan PC yang dipasang Unix FreeBSD dan menjalankan program Routed atau Gated. Namun dalam pemakaian Natd, routing daemon tidak perlu dijalankan, jadi cukup dipasang gateway saja. Karena gateway atau router mengatur lalu lintas paket data antar jaringan, maka di dalamnya bisa dipasangi mekanisme pembatasan atau pengamanan (filtering) paket-paket data, mekanisme tersebut disebut Firewall.

Jika dilihat dari penjelasan di atas, maka fungsi gateway adalah sebagai media untuk menghubungkan satu jaringan komputer dengan jaringan komputer lainnya yang berbeda protokol, sedangkan kalau dirinci secara lebih mendalam maka fungsi gateway adalah sebagai berikut :

Protocol Converting

Seperti yang telah dijelaskan di atas bahwa gateway dapat menghubungkan sebuah jaringan komputer dengan jaringan komputer lain dengan protocol yang berbeda. Untuk dapat menghubungkan dua jaringan dengan protocol yang berbeda inilah gateway harus memiliki kemampuan untuk melakukan konversi protocol sehingga dua protocol yang berbeda ini dapat saling dikaitkan atau dihubungkan.

Sebuah Gateway jaringan merupakan sebuah sistem internet working yang mengkoneksikan dua jaringan dalam waktu yang sama dan dapat dikonfigurasikan dalam sebuah perangkat lunak atau software. Nah, jaringan gateway ini dapat beroperasi dalam setiap tingkat yang ada pada model lapisan dari OSI atau yang disebut juga dengan Open System Interconnection.

Mempermudah Untuk Mengakses Sebuah Informasi

Fungsi gateway yang kedua adalah sebagai alat untuk mempermudah akses informasi pengguna jaringan komputer. Tanpa gateway, jaringan komputer dengan protocol yang berbeda tidak akan pernah dapat dihubungkan satu sama lain. Ketika ini terjadi, maka sudah dapat dipastikan bahwa sebuah jaringan komputer tidak akan mampu untuk melakukan akses informasi dari komputer yang lainnya.

Ketika gateway sudah digunakan dan jaringan komputer tersebut tersambung, maka tentu saja akses informasi pun akan dapat berjalan dengan jauh lebih mudah. Maka gateway pun sangat berguna untuk digunakan dalam memudahkan melakukan akses informasi.

Kestabilan dan Peningkatan Performa Komputasi

Dalam kondisi tertentu, sebuah jaringan dapat digunakan untuk meningkatkan performa keseluruhan dari aplikasi bisnis dengan cara memberikan tugas komputasi “lebih” kepada suatu perangkat yang di distribusikan ke komputer yang lain.

Menjaga Keamanan dan Pengaturan Data

Di dalam sebuah lingkungan bisnis yang menggunakan komputer, adanya jaringan merupakan sebuah hal yang sangat penting untuk memungkinkan seorang administrator untuk mengorganisasi data-data kantor yang paling penting. Dari pada setiap departemen menjadi terpisah-pisah dan data-datanya tercecer dimana-mana. Data penting tersebut dapat di manage dalam sebuah server back end untuk kemudian di replikasi atau dibackup sesuai kebijakan perusahaan. Begitu pula seorang admin akan dapat mengontrol data-data penting tersebut agar dapat diakses atau di edit oleh orang-orang yang berhak saja.

Cara Kerja Gateway

Pada dasarnya prinsip dari cara kerja gateway sangatlah mudah. Apabila kita melihat dari fungsi gateway diatas, maka kita bisa menganalogikan cara kerja gateway seperti di bawah ini.

Misalnya terdapat sebuah cluster atau perumahan kecil yang berlokasi di dalam sebuah perumahan yang besar. Sedangkan perumahan yang besar tersebut juga terletak di sebuah jalan yang besar. Kita dapat mengibaratkan jalan besar tersebut adalah sebuah jaringan besar yang tentu saja memiliki arsitektur yang berbeda dengan perumahan dan juga cluster tersebut.

Nah, agar penghuni dari cluster tersebut bisa masuk ke dalam rumahnya, maka dibutuhkan sebuah pintu masuk ke dalam cluster tersebut yang dibangun di pinggir jalan besar. Jalan besar yang kita ibaratkan sebagai jaringan besar ini tentu saja tidak dapat langsung masuk ke dalam jaringan kecil (cluster perumahan). Karena itu dibuatlah sebuah jalan yang lebih kecil, sehingga penghuninya bisa masuk ke dalam cluster tersebut. Jalan kecil inilah yang nantinya akan dihubungkan dengan jalan besar dengan menggunakan sebuah gerbang tertentu.

Jadi, paket data dari sebuah jaringan yang besar akan masuk melalui perangka gateway sehingga nantinya paket data dan juga informasi tersebut bisa diterima dan masuk ke dalam jaringan lainnya yang lebih kecil. Dengan cara kerja seperti itu, maka terjadilah penggabungan dua buah jaringan yang berbeda menjadi satu kesatuan jaringan yang utuh.

Gateway juga bekerja seperti layaknya pintu untuk mencapai jaringan lain. Setiap gerbang paling tidak memiliki 2 macam interface jaringan. Misalnya saja ketika mengakses internet, sebuah alamat website dapat ditempuh jika sudah melalui gateway yang telah memberikan arah dan rute untuk sebuah paket data dapat sampai ke tujuan.

Bayangkan misalnya ada perumahan kecil yang letaknya di dalam satu kompleks perumahan yang lebih besar. Perumahan besar tersebut dikelilingi dengan jalan besar. Jika diibaratkan seperti ini, maka jalan besar adalah jaringan besar, yang memiliki struktur berbeda dengan perumahan besar dan kecil.

Kemudian, jika penghuni di perumahan kecil ingin mencapai rumahnya, tentu dibutuhkan pintu gerbang perumahaan yang pastinya dibangun di dekat jalan besar. Jalan besar biasanya tidak berbatasan langsung dengan perumahan kecil, walau terhubung dengan perumahan besar. Nah, gateway sendiri merupakan gerbang yang terletak di pinggir jalan besar tersebut, dengan router merupakan jalan menuju rumah di perumahan kecil. Gimana? Sudah jelaskan bagaimana sistem kerja gateway pada jaringan komputer?

Keuntungan dan Kerugian Menggunakan Gateway Pada Jaringan Komputer

Dari penjelasan di atas, sangat jelas bisa kita ketahui kalau banyak keuntungan yang bisa kita dapat, akan tetapi selain memiliki banyak keuntungan, gateway juga memiliki beberapa kelemahan yang kalau digunakan dapat membuat banyak kerugian bagi pemakainya.

Nah, buat anda yang penasaran mengenai apa saja keuntungan dan kerugian yang dimiliki gateway, berikut ini adalah beberapa diantaranya:

Keuntungan:

  • Resource Sharing, dapat menggunakan sumber daya yang ada secara bersamasama. Misal seorang pengguna yang berada 100 km jauhnya dari suatu data, tidak mendapatkan kesulitan dalam menggunakan data tersebut, seolah-olah data tersebut berada didekatnya. Hal ini sering diartikan bahwa jaringan komputer mangatasi masalah jarak.
  • Reliabilitas tinggi, dengan jaringan komputer kita akan mendapatkan reliabilitas yang tinggi dengan memiliki sumber-sumber alternatif persediaan. Misalnya, semua file dapat disimpan atau dicopy ke dua, tiga atu lebih komputer yang terkoneksi kejaringan. Sehingga bila salah satu mesin rusak, maka salinan dimesin yang lain bisa digunakan.
  • Menghemat uang, Komputer berukuran kecil mempunyai rasio harga/kinerja yang lebih baik dibandingkan dengan komputer yang besar. Komputer besar seperti mainframe memiliki kecepatan kira-kira sepuluh kali lipat kecepatan komputer kecil atau pribadi. Akan tetap, harga mainframe seribu kali lebih mahal dari komputer pribadi. Ketidakseimbangan rasio harga/kinerja dan kecepatan inilah membuat para perancang sistem untuk membangun sistem yang terdiri dari komputer-komputer pribadi.
  • Hardware sharing, Bagi pakai hardware secara bersama-sama. Dengan adanya fasilitas jaringan kemudian menggunakan alat yang bernama printer server. Maka sebuah printer laser berwarna yang mahal sekali harganya dapat dipakai secara bersama-sama oleh 10 orang pegawai. Begitu pula halnya dengan scanner, Plotter dan alat-alat lainnya.
  • Keamanan dan pengaturan data, komputer dalam sebuah lingkungan bisnis, dengan adanya jaringan tersebut memungkinkan seorang administrator untuk mengorganisasi data-data kantor yang paling penting. Dari pada setiap departemen menjadi terpisah-pisah dan data-datanya tercecer dimana-mana. Data penting tersebut dapat di manage dalam sebuah server back end untuk kemudian di replikasi atau dibackup sesuai kebijakan perusahaan. Begitu pula seorang admin akan dapat mengontrol data-data penting tersebut agar dapat diakses atau di edit oleh orang-orang yang berhak saja.
  • Ke-stabilan dan Peningkatan performa komputasi, Dalam kondisi tertentu, sebuah jaringan dapat digunakan untuk meningkatkan performa keseluruhan dari aplikasi bisnis, dengan cara penugasan komputasi yang di distribusikan kepada beberapa komputer yang ada dalam jaringan.

Kerugian:

  • Biaya yang tinggi kemudian semakin tinggi lagi: pembangunan jaringan meliputi berbagai aspek: pembelian hardware, software, biaya untuk konsultasi perencanaan jaringan, kemudian biaya untuk jasa pembangunan jaringan itu sendiri. Infestasi yang tinggi ini tentunya untuk perusahaan yang besar dengan kebutuhan akan jaringan yang tinggi. Sedangkan untuk pengguna rumahan biaya ini relatif kecil dan dapat ditekan. Tetapi dari awal juga network harus dirancang sedemikian rupa sehingga tidak ada biaya overhead yang semakin membengkak karena misi untuk pemenuhan kebutuhan akan jaringan komputer ini.
  • Manajemen perangkat keras dan administrasi sistem: di suatu organisasi perusahaan yang telah memiliki sistem, administrasi ini dirasakan merupakan hal yang kecil, paling tidak apabila dibandingkan dengan besarnya biaya pekerjaan dan biaya yang dikeluarkan pada tahap implementasi. Akan tetapi hal ini merupakan tahapan yang paling penting. Karena kesalahan pada point ini dapat mengakibatkan peninjauan ulang bahkan konstruksi ulang jaringan. Manajemen pemeliharaan ini bersifat berkelanjutan dan memerlukan seorang IT profesional, yang telah mengerti benar akan tugasnya. Atau paling tidak telah mengikuti training dan pelatihan jaringan yang bersifat khusus untuk kebutuhan kantornya.
  • Sharing file yang tidak diinginkan: with the good comes the bad, ini selalu merupakan hal yang umum berlaku (ambigu), kemudahan sharing file dalam jaringan yang ditujukan untuk dipakai oleh orang-orang tertentu, seringkali mengakibatkan bocornya sharing folder dan dapat dibaca pula oleh orang lain yang tidak berhak. Hal ini akan selalu terjadi apabila tidak diatur oleh administrator jaringan.
  • Aplikasi virus dan metode hacking: hal-hal ini selalu menjadi momok yang menakutkan bagi semua orang, mengakibatkan network down dan berhentinya pekerjaan. Permasalahan ini bersifat klasik karena system yang direncanakan secara tidak baik. Masalah ini akan dijelaskan lebih lanjut dalam bab keamanan jaringan.

Nah, dengan adanya penjelasan di atas, anda yang sebelumnya belum terlalu paham mengenai gateway, kini pasti sudah lebih paham bukan? Untuk anda yang baru bergabung dalam dunia komputer, gak perlu bingung lagi ya, hehe.

Your Header Sidebar area is currently empty. Hurry up and add some widgets.