circadianshift.net

Penjelasan Mengenai Apa Itu Bandwidth

Bandwidth, ya sebuah konsep tersebut pasti memang sudah familiar bagi orang yang sudah sering berurusan dengan segala urusan tentang situs internet dan jaringan. Bandwidth merupakan suatu kapasitas maksimum dari suatu jalur komunikasi yang dipakai untuk mentransfer data yang diukur dalam hitungan detik.

Lalu bagimana dengan anda yang tidak berurusan dengan situs internet atau jaringan? Pasti diantara anda hanya mengetahui namanya saja, tanpa mengetahui dengan jelas apa maksud sebenarnya dari Bandwidth. Nah, untuk itu bagi anda yang belum terlalu memahami apa itu Bandwidth, bisa simak penjelasannya di bawah ini.

Apa Itu Bandwidth?

Secara umum Bandwidth adalah perbedaan angka antara komponen sinyal berfrekuensi rendah dan sinyal berfrekuensi tinggi atau dapat juga disebut lebar dari cakupan frekuensi yang digunakan sinyal di dalam sebuah medium transmisi. Selain itu Bandwidth dapat juga diartikan sebagai jumlah data yang dapat dikirimkan melalui saluran komunikasi dalam jangka waktu tertentu.

Sedangkan dalam jaringan komputer, Bandwidth adalah jumlah data yang dapat dibawa dari satu titik ke titik lain dalam jangka waktu tertentu (biasanya menggunakan satuan detik) atau lebih sederhananya dapat diartikan dengan besaran volume informasi yang dapat di handle/ditangani persatuan waktu. Jenis Bandwidth biasanya diukur dalam bps (bits per second). Adakalanya juga dinyatakan dalam Bps (bytes per second). Secara umum, koneksi dengan Bandwidth yang besar/tinggi memungkinkan pengiriman informasi yang besar seperti pengiriman gambar/images dalam video presentation.

Bandwidth sendiri akan dialokasikan ke komputer dalam jaringan dan akan mempengaruhi kecepatan transfer data pada jaringan komputer tersebut sehingga semakin besar Bandwidth pada jaringan komputer maka semakin cepat pula kecepatan transfer data yang dapat dilakukan oleh client maupun server.

Jika kita menggunakan koneksi LAN 100 mbps (local area network), yang berarti dapat melakukan transaksi data maksimal 100 megabit per detik (mbps). Atau modem yang bekerja dalam 57.600 bps memiliki Bandwidth 2 kali lebih besar dari modem yang bekerja dalam 28.800 bps. Jika komputer memiliki jaringan dengan Bandwidth yang besar atau tinggi, maka komputer tersebut memungkinkan untuk mengirim foto, video atau streaming video.

Fungsi Bandwidth

Sebenarnya istilah Bandwidth juga sering dipakai dalam dunia web hosting. Sebenarnya analoginya sama saja dengan komputer pada jaringan LAN, yaitu dengan Bandwidth yang lebar atau luas maka kekuatan suatu web hosting bisa melakukan transfer data dan informasi juga semakin kuat atau cepat. Nah, agar anda tidak salah kaprah mengenai Bandwidth, sebaiknya harus mengetahui dulu apa fungsingnya. Berikut ini fungsi dari Bandwidth.

1. Membatasi Kecepatan Transfer Data

Fungsi yang ini biasaya lebih sering digunakan oleh para administrator jaringan untuk menjaga agar jaringan yang dia kelola tidak berfungsi dengan baik karena ada salah satu pengguna yang mengakses situs atau data tertentu yang menyebabkan menyedot banyak Bandwith. Misalnya untuk mengunduh film HD, mengakses situs web streaming dan lain sebagainya. Akses-akses semacam itu akan menyedot banyak Bandwidth dan akan sangat berpengaruh pada kenyamanan pengguna lain yang juga ingin untuk mengakses internet bagi keperluan mereka.

Oleh karena itu para pengelola jaringan biasanya akan membagi Bandwidth dengan adil bagi para pengakses internet, misalnya dengan cara memukul rata bahwa semua pengunjung warnet (bila konteksnya di warnet), mendapatkan jatah Bandwidth sebesar 10Mbps atau 1MBps. Dengan demikian bagi pengunjung yang mengunduh film HD misalnya, maka dia tidak akan menyedot Bandwidth melebihi angka tersebut sehingga pengunjung yang lain masih dapat mengakses internet dengan nyaman.

2. Menjadi Jalur atau Media Pengiriman Data

Ini adalah fungsi yang paling umum dan berlaku di hampir semua tempat yang memiliki jaringan komputer. Bandwidth memang berfungsi sebagai media atau jalur pengiriman data yang dimiliki oleh suatu komputer atau jaringan tertentu. Istilah ini mungkin agak berbatasan dengan pengertian media pada tempat yang lain. Misalnya, antara komputer anda dengan koneksi LAN di rumah, bisa jadi media koneksi antara laptop dengan jaringan di rumah adalah kabel LAN fisik. Akan tetapi di dalam kabel LAN tersebut, terdapat jalur atau jaringan yang memungkinkan data antara laptopmu dengan komputer lain yang ada di jaringan tersebut untuk saling berpindah atau ditransfer.

3. Membatasi Jumlah Data Yang Dapat Ditransfer 

Fungsi yang ini juga mungkin lebih sering diaplikasikan oleh administrator jaringan dan di dalam hosting. Adanya Bandwidth dapat menjadi salah satu media yang dapat digunakan untuk membatasi total jumlah data yang dapat ditransfer dalam jangka waktu tertentu. Misalnya web hosting menyediakan Bandwidth sebesar 1 GB per bulan. Itu berarti, dalam satu bulan, jumlah maksimal transfer data yang dapat dilakukan adalah sebanyak 1 GB, tidak peduli berapa perangkat yang mengakses situs itu, berapa kecepatan aksesnya dan lain sebagainya.

Aturan ini hanya membatasi jumlah data yang bisa ditransfer oleh hosting tersebut ke para pengaksesnya. Pembatasan ini biasanya diterapkan para administrator jaringan hosting sebagai salah satu bentuk diferensiasi produk agar para penikmat hosting berpindah pada paket hosting yang lebih tinggi dan tentunya memiliki biaya lebih tinggi pula.

Macam-macam Bandwidth

Pada sebuah jaringan komputer, Bandwidth terbagi menjadi 2 yaitu Bandwidth digital dan Bandwidth analog. Berikut adalah penjelasan masing-masing Bandwidth tersebut:

1. Bandwidth Analog

Merupakan rentang antara frekuensi yang terendah dengan frekuensi yang tertinggi yang digunakan pada transmisi signal radio (digital ataupun analog) dalam satuan Hertz (Hz) yang dapat menentukan banyaknya informasi yang dapat ditransmisikan dalam suatu saat.

2. Bandwidth Digital

Merupakan jumlah atau banyaknya data (bit) yang dapat dikirimkan dan diterima melalui sebuah saluran komunikasi tanpa adanya distorsi dalam 1 detik. Satuannya adalah bits, Byte, Kilo, Mega, Giga.

  • 1Byte (1B) = 8bits
  • 1Kilobit(1kb) = 1.000bits
  • 1KiloByte(1KB) = 8.000bits
  • 1Megabit(1Mb) = 1000.000bits
  • 1Gigabits(1Gb) = 1.000.000.000 bits

Alokasi Bandwidth

Alokasi atau reservasi Bandwidth adalah sebuah proses yang menentukan jatah Bandwidth kepada pemakai dan aplikasi dalam sebuah jaringan. Termasuk dalam menentukan prioritas terhadap berbagai jenis aliran data berdasarkan seberapa penting atau krusial dan delay-sensitive aliran data tersebut. Hal ini memungkinkan penggunaan Bandwidth yang tersedia secara efisien dan apabila sewaktu-waktu jaringan menjadi lambat, aliran data yang memiliki prioritas yang lebih rendah dapat dihentikan, sehingga aplikasi yang penting dapat tetap berjalan dengan lancar.

Besarnya saluran atau Bandwidth akan berdampak pada kecepatan transmisi. Data dalam jumlah besar akan menempuh saluran yang memiliki Bandwidth kecil lebih lama dibandingkan melewati saluran yang memiliki Bandwidth yang besar. Kecepatan transmisi tersebut sangat dibutuhkan untuk aplikasi komputer yang memerlukan jaringan terutama aplikasi real-time, seperti videoconferencing.

Penggunaan Bandwidth untuk LAN bergantung pada tipe alat atau medium yang digunakan, umumnya semakin tinggi Bandwidth yang ditawarkan oleh sebuah alat atau medium, semakin tinggi pula nilai jualnya. Sedangkan penggunaan Bandwidth untuk WAN bergantung dari kapasitas yang ditawarkan dari pihak ISP, perusahaan harus membeli Bandwidth dari ISP dan semakin tinggi Bandwidth yang diinginkan, semakin tinggi pula harganya. Sebuah teknologi jaringan baru yang dikembangkan dan infrastruktur jaringan yang ada diperbaharui, aplikasi yang akan digunakan umumnya juga akan mengalami peningkatan dalam hal konsumsi Bandwidth. Video streaming dan Voice over IP (VoIP)adalah beberapa contoh penggunaan teknologi baru yang turut mengkonsumsi Bandwidth dalam jumlah besar.

Kebutuhan Bandwidth Dalam Jaringan

Kebutuhan atas Bandwidth dari satu jaringan ke jaringan lainnya bisa bervariasi. Sangat penting menentukan berapa banyak bit per detik yang melintasi jaringan dan jumlah Bandwidth yang digunakan tiap-tiap aplikasi agar jaringan bisa bekerja cepat dan berfungsi dengan baik.

Bisa dibuktikan oleh banyak administrator jaringan, Bandwidth untuk jaringan adalah salah satu faktor penting dalam merancang dan memelihara LAN atau WAN yang baik. Bandwidth adalah salah satu dari elemen-elemen desain jaringan yang biasanya dioptimalkan dengan cara terbaik dengan mengkonfigurasi jaringan secara benar dari terminal luar.

1. Menghitung Bandwidth Jaringan

Ada dua langkah dasar dalam menghitung Bandwidth:

  • Menentukan jumlah Bandwidth jaringan yang sudah ada.
  • Menentukan penggunaan rata-rata aplikasi tertentu.

Kedua langkah tersebut harus dinyatakan dalam Bps. Jika jaringan anda adalah GbE (Gigabyte Ethernet), berarti tersedia 125,000,000 Bps. Ini dihitung dengan mengambil 1000 Mbps (untuk jaringan Gigabit) yang setara dengan 1 milyar (1,000,000,000) bps dan membaginya dengan 8 untuk mendapatkan byte (1,000,000,000 bps/8 = 125,000,000 Bps).

Setelah memastikan besar Bandwidth jaringan, kita perlu menentukan berapa banyak Bandwidth yang digunakan aplikasi. Gunakan network analyzer untuk mendeteksi angka Bps dari aplikasi yang dikirim melintasi jaringan. Untuk itu, Kita harus mengaktifkan kolom Cumulative Bytes pada network analyzer.

Setelah itu kita harus menangkap traffic dari dan ke workstation pengujian yang menjalankan aplikasi, pada jendela rangkuman decode, tandailah paket-paket pada awal transfer file, kemudian silahkan telusuri catatan waktunya setiap satu detik lalu lihat field byte kumulatif.

Jika kita menetapkan aplikasi mentransfer data pada 200,000 Bps, maka kita sudah memiliki informasi untuk menghitung: 125,000,000/200,000 = 625. Dalam kasus ini, jaringan sudah memadai dan tidak masalah jika ada 100 user konkuren (terkoneksi terus-menerus). Tapi lihat apa yang terjadi jika kita hanya punya jaringan sebesar 100 mbps. Maka jaringan kita ini tidak bisa mendukung lebih dari kira-kira 60 user yang menjalankan aplikasi secara konkuren.

Inilah yang menjadi tantangan dalam menghitung Bandwidth. Jadi bagaimana kita bisa menentukan berapa banyak Bandwidth yang dibutuhkan? Ini berhubungan dengan aplikasi apa saja yang dijalankan yang menggunakan jaringan dan bagaimana performa service-level agreement (SLA) untuk aplikasi-aplikasi tersebut.

2. Keragaman Kebutuhan Bandwidth Sesuai Dengan Kebutuhan Jaringan

Namun bagaimana kita bisa menentukan berapa banyak Bandwidth yang dibutuhkan saat merancang jaringan? Apa saja pertimbangan khusus yang diterapkan? Bandwidth mengacu pada data rate yang didukung oleh koneksi jaringan yang terhubung ke jaringan. Bandwidth biasanya diekspresikan dalam istilah bit per sekon (bps) atau kadangkala byte per sekon (Bps).

Bandwidth jaringan mewakili kapasitas koneksi jaringan, walaupun penting untuk memahami beda antara throughput secara teoretis dan hasil nyatanya. Misalnya, jaringan Ethernet Gigabit 1000BASE-T(yang menggunakan kabel UTP-unshielded twisted-pair) secara teoretis mendukung 1,000 megabit per sekon (Mbit/s), tapi level ini tidak pernah bisa dicapai dalam prakteknya karena perangkat keras dan sistem perangkat lunak yang digunakannya.

Cara Untuk Memaksimalkan Bandwidth Jaringan

Terkadang, saat kita sedang melakukan proses download, biasanya kecepatan yang dirasakan tidak terlalu maksimum, khususnya pada Windows. Hal tersebut, karena adanya proses latar belakang yang aktif dan tanpa anda ketahui melakukan proses download dan memakan akses data anda sehingga Bandwith terbagi sebagian untuk proses tersebut, contoh Proses Windows Update. Sehingga kecepatan Akses Internet anda menjadi terbagi.

Berikut adalah cara untuk mengatasi agar Bandwith anda tidak terbagi untuk proses-proses aktif di latar belakang pada system Windows

Buka aplikasi Run (Tekan Logo Windows+R) atau search Program and files dan Ketikan gpedit.msc dan pilih Ok. Setelah itu pasti akan muncul Jendela Local Group Policy Editor. Pada Computer Configuration, Expand Administrative Templates, Network, Qos Packet Scheduler dan Pada Tab sebelah kanan Pilih Limit Reservable Bandwidth. Ubah Konfigurasinya menjadi Disabled, kemudian pilih OK. Tutup Jendela Local Group Policy Editor dan restrart Komputer anda. Kemudian rasakan perbedaan Kecepatan akses Internet pada saat anda melakukan Download.

Semoga dengan penjelasan di atas dapat membantu anda memahami tentang Bandwidth, semoga mendapatkan pengetahuan baru yang bermanfaat.

Your Header Sidebar area is currently empty. Hurry up and add some widgets.