circadianshift.net

Layaknya Albino, Stroberi Putih Ini Dibanderol Dengan Harga Selangit

Buah apakah yang paling banyak mengandung vitamin C? Pasti banyak yang jawab jeruk! Iya sih buah ini memang paling terkenal dengan kandungan vitamin C nya, namun tahukah kalian jika vitamin C nggak cuma ada di dalam jeruk doang lho! Buah stroberi ternyata juga menjadi salah satu buah yang nggak kalah kaya vitamin C nya dari jeruk, buah stroberi sendiri memiliki jumlah vitamin C sekitar 58.8 mg dan jeruk memiliki 69,7 mg.

Nah jadi selain buah jeruk, stroberi juga kaya vitamin C ya guys. Bahkan kandungan vitamin C dari stroberi mampu bersaing dari jeruk. Selain vitamin C, stroberi juga memiliki vitamin A, D, E dan K. Vitamin-vitamin ini sangatlah baik untuk memeliharaan kesehatan tubuh. Anggota vitamin B juga terdapat dalam buah ini, misalnya seperti B1 / tiamin, B2 / riboflavin, B3 / niacin, B6 dan B12. Vitamin ini juga sangat berfungsi menjaga kesehatan tubuh secara umum dapat dibilang cukup vital. Satu lagi vitamin penting yang terkandung dalam buah stroberi adalah folat atau asam folat. Vitamin ini sangat penting dalam pembentukan DNA.

Selain itu semua, ternyata dari zaman Yunani kuno buah stroberi sudah dijadikan sebagai lambang cinta lho, duh berarti ngasih kado valentine ke pasangan kamu nggak musti cokelat dan bunga guys, stroberi juga bisa kok.

Buah stroberi sendiri juga memiliki kepopuleran yang sangat tinggi, bahkan buah yang berasal dari Amerika ini memiliki kelas yang lebih tinggi dari buah jeruk, ya mungkin karena buah bulek, hehe. Dari segi harga, stroberi juga bisa dibilang buah yang cukup mahal. Tapi semahal-mahalnya buah stroberi masih bisa kebelik kok!

Buah stroberi sendiri jika dimakan memiliki manfaat sangat berguna bagi kesehatan tubuh seperti Antioksidan, kesehatan mata, kesehatan tulang, anti-inflamasi, anti-kanker dan bahkan bisa sangat berguna bagi kamu yang sedang menjalani proses diet.

Telepas dari kandungan yang dimiliki oleh stroberi, ternyata ada yang jauh lebih menarik untuk dibahas, yakni stroberi putih, nah lho, kok bisa putih? Bukannya warna stroberi itu merah? Apa rasanya enak? Apa jangan-jangan stroberinya albino? Haha ya enggaklah. Nah dari pada penasaran, berikut penjelasannya:

Stroberi Putih

Dunia pertanian memang tak pernah lepas dari perkembangan dan penelitian. Salah satu varian baru yang tercipta adalah stroberi putih. Mungkin banyak yang belum mengetahui perihal stroberi putih ini, namun ternyata di Jepang sendiri stroberi ini justru sudah menjadi bahan pokok dalam pasar buah mewah Jepang selama bertahun-tahun lamanya. Stroberi putih sendiri memiliki beberapa varian dan diantaranya adalah White Jewel atau Shiroi Houseki yang menjadi stroberi dengan harga yang paling mahal.

Dari segi rasa, stroberi White Jewel memiliki sensasi yang berbeda, sebab stroberi putih ini sangat enak dan memberi sedikit perasaan sedikit misterius. Salah seorang yang pernah mencicipi buah ini adalah John Daub, seorang ekspatriat yang tinggal di Jepang. Ia mengatakan kepada salah satu media bahwa rasa dari buah White Jewel ini enak dan memberikan kesan perasaan yang sedikit misterius.

Buah ini memiliki rasa yang manis, kulitnya begitu lembut. Gigitan pertama terasa juicy dengan rasa awal seperti nanas segar, namun akan hilang setelah beberapa detik, bisa dibilang manisnya hampir seperti permen namun tidak terlalu kuat. “Terasa sekali gula alami tidak bertahan di mulut dan meninggalkan aftertaste segar,” jelas John Daub.

Terciptanya Stroberi White Jewel

Empat tahun yang lalu Yasuhito Teshima dan pertanian di Prefektur Saga Jepang menjadi satu-satunya di dunia yang menghasilkan buah unik ini. Yasuhito Teshima juga mengatakan bahwa perjuangnya dalam menciptakan buah stroberi putih ini tidaklah mudah. Ia mengaku telah menghabiskan waktu bertahun-tahun untuk menumbuhkan berbagai jenis stroberi dan menyempurnakan teknik pertumbuhannya agar menghasilkan stroberi besar yang berwarna putih baik di dalam maupun di luar bagian buahnya.

Salah satu rahasia agar stroberi White Jewel dapat tumbuh adalah mengurangi paparan sinar matahari sehingga dapat mengurangi tingkat antosianin, bahan kimia alami yang dapat memberikan buah dan sayuran warnanya. Namun Teshima juga mengatakan bahwa teknik “trial and error” yang ia lakukan selama bertahun-tahun tidak memberikan hasil yang sempurna.

Sebab, hanya ada 10 % stroberi saya yang dapat berubah menjadi warna putih, itupun juga hanya warna pucat dan sisahnya masih ada bercak-bercak merah. Akan tetapi setelah benar-benar berkembang, barulah White Jewel tidak akan menjadi merah, meski terkena sinar matahari langsung.

Setelah mampu menciptakan stroberi White Jewel nya, iapun berharap agar stroberi putih miliknya mampu bersaing dengan jenis lain dari stroberi putih yang berkembang di Jepang karena menurut Teshima stroberi miliknya jauh lebih putih dan lebih besar dari stroberi putih lainnya.

Bisa dibilang bahwa stroberi yang diciptakan oleh Teshima merupakan hal yang unik dan langkah. Sehingga tak usah heran jika harga buah stroberi putih miliknya dibanderol dengan harga yang fantastis. Bayangkan saja, Teshima mampu menjual stroberi White Jewel miliknya dengan harga $ 10 (sekitar Rp. 135 ribu) perbuahnya atau dalam kemasan sangat kecil seharga $ 40 (sekitar Rp. 540 ribu), dalam ukuran stroberi harga ini memang sangatlah mahal.

Unik kan guys, coba deh liatin lebih lama, stroberi ini udah kayak albino ya nggak? Haha, tapi biar kata seperti buah albino tetapi harganya mehong lho guys, hmm kalau mimin sih mending beli semangka aja deh, udah murah gedek lagi, haha.

Your Header Sidebar area is currently empty. Hurry up and add some widgets.